Goris Toifin, Pengusaha Properti Wonosobo Bermodal Motivasi

Goris Toifin, Pengusaha Properti Wonosobo Bermodal Motivasi
IkiWonosoboMas.com - Menjadi seorang pengusaha sepertinya sudah menjadi garis hidup Goris Toifin. Sejak duduk di bangku SMP, Goris Toifin sudah mulai berbisnis. Ia biasa mencari jangkrik sepulang dari sekolah di SMP Negeri I Kejajar untuk kemudian dijual. Di lain kesempatan ia pun suka menjadi kernet tukang batu. Begitu pula saat ia duduk di bangku SMA untuk mengisi liburan dan meringankan beban orang tua Toifin terbiasa ikut menjadi buruh di perkebunan teh PT. Tambi setiap hari minggu atau saat liburan sekolah.

Tidak cukup sampai di bangku SMA, saat kuliahpun Toifin berbisnis pengadaan besi teralis, jualan pakaian bekas dan jasa desain untuk para tetangga maupun kenalannya yang mau membangun rumah.

Berbekal pendidikan Teknik Sipil di UNSIQ Wonosobo, Toifin akhirnya fokus ke usaha properti setelah berkali-kali gulung tikar di bisnis bidang pertanian, home industri dan kuliner. Mengawali usahanya di bidang properti, Toifin menggunakan bendera “Sakti Design & Build”.

Sekarang, setiap harinya Toifin berkantor di atas tanah almamaternya dulu, gedung SMK Purnama Wonosobo yang berhasil dibebaskan dan menjadi proyek properti pertamanya.  “Saya hanya mempunyai bekal motivasi dan mimpi yang kuat untuk menjalankan proyek pertama membebaskan lahan untuk Ruko Green Harmoni 1, tanpa modal dana yang besar, alhamdulillah bisa berjalan”, terang Toifin.

Dalam menjalankan usahanya, Toifin ingin selalu berusaha menggunakan sistem yang bersih bebas dari riba dan saling menguntungkan. “Insya Allah target kami tidak sampai satu tahun kedepan bisnis kami bisa berkembang, terbebas dari hutang dan riba”, ujar Toifin. 

Dikantor tempat Toifin beraktifitas, ia dibantu beberapa partner yang hebat handal, amanah dan memiliki motivasi kuat serta selalu siap dalam mengembangkan usaha dan selalu siaga dalam melayani konsumen. " tanpa mereka usaha ini bukan dan belum apa-apa" kata Toifin.

Dalam setiap kesempatan memberi motivasi kepada mereka yang ingin memulai usaha, Toifin selalu menyarankan agar jangan sampai memulai usaha dengan berhutang, terlebih hutang dengan sistem riba.

Ayah dari 2 orang anak ini mempunyai motivasi tersendiri dalam berbisnis, ia ingin memberikan manfaat, pelayanan dan menciptakan lapangan pekerjaan kepada sesama. Itulah mengapa selama ini ia memberikan pelayanan gratis untuk jasa desain masjid, yayasan dan sekolah. Tak hanya itu, di lantai 3 kantor tempatnya beraktifitas juga digunakan sebagai kantor Lazis Jateng untuk wilayah Wonosobo dan hingga saat ini sudah ada beberapa santri yang dibina bersama Lazis Jateng.

Meski sudah menjalankan usaha di bidang properti sejak tahun 2011,  Toifin belum mau dikatakan sukses. Toifin mengaku dirinya masih harus banyak belajar, “ibarat anak kuliah, saya belum diwisuda, belum punya ijasah, hehehe”, ujarnya.

Menurutnya, indikator seseorang bisa dikatakan menjadi seorang pengusaha yang sukses dalam mengembangkan bisnisnya bila ia sudah memiliki 4 pondasi yang kuat.  Indikator yang ia maksud adalah:
  1. Dalam mengembangkan bisnisnya sudah tidak bergantung pada hutang dan riba
  2. Memiliki sistem administrasi dan manajemen yang rapi dan terukur
  3. Diakui kemampuan dan hasil produknya oleh umum, terutama diakui oleh konsumen sebagai partner
  4. Keberadaan perusahaan memberikan manfaat dan pelayanan bagi sesama, agama dan sosial
Hingga saat ini, Toifin telah "belajar" mengembangkan beberapa proyek seperti Cluster Karang Sari, Cluster Green Village 1 dan 2, Ruko Green Harmoni 1, serta Ruko Green Harmoni 2 yang tengah dalam proses pembangunan dengan total aset mencapai angka 10 digit .

Dan mulai tahun 2016 , dengan menggunakan nama PT. Sakti Indah Property Land, Toifin bertekad untuk terus mengembangkan usahanya dan kedepannya akan membuat sebuah institusi pendidikan di bidang properti dan kewirausahaan.

0 Response to "Goris Toifin, Pengusaha Properti Wonosobo Bermodal Motivasi"

Posting Komentar