ikiwonosobomas.com

5 Objek Wisata Dieng Yang Harus Dikunjungi

5 Objek Wisata Dieng Yang Harus Dikunjungi
IkiWonosoboMas.com - Siapa yang tidak kenal Dieng, sebuah dataran tinggi di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah yang menyimpan keindahan panorama alamnya. Kawasan wisata yang hanya berjarak sekitar 30 km dari pusat kota biasa disebut dengan tempatnya bersemayam para dewa dewi. Seperti namanya Dieng, berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu “Di” yang berarti tempat yang tinggi dan “Hyang” yang berarti tempat para dewa dewi.

Selain dikenal sebagai tempat dengan karakteristik suasana spiritual yang kental, Dieng juga dikenal sebagai tempat tujuan wisata di Wonosobo. Di daerah yang berada di ketinggian 2.093 Mdpl (meter diatas permukaan laut) tersebut terdapat banyak candi kuno, berukuran kecil dan bercorak Hindu. Arsitektur candi –candi tersebut juga sangat unik dan indah.

Mengingat berada dalam ketinggian, kawasan dataran tinggi Dieng memiliki udara yang sejuk dengan adanya selimut kabut tebal yang sering menutupinya. Diwilayah ini, suhu rata-rata hanya sekitar 15-20 derajat celcius. Bahkan di malam hari pada saat puncak musim kemarau, suhunya bisa minus nol derajat celcius.

Terdapat alasan kenapa sebagian kalangan meyakini Dataran Tinggi Dieng menjadi tempat persemayaman dewa – dewi. Hal tersebut tidak lepas dari keindahan panorama alam yang menjadi objek wisata. Beberapa objek yang sangat menarik untuk Anda ketahui seperti:

1. Candi di Dataran Tinggi Dieng
Seperti yang sudah diungkapkan di awal. Di Dataran Tinggi Dieng terdapat candi-candi Hindu yang tersebar di beberapa tempat, uniknya candi-candi tersebut memiliki nama sesuai dengan tokoh-tokoh dalam epik Mahabharata yang terkenal itu. Ada Bima, Arjuna, Gatot Kaca, Srikandi, dan sebagainya.

Bila memperhatikan seni arsitekturnya, candi di Dieng mengadopsi bangunan candi yang ada di India. Hal ini dapat terlihat dari arca-arca yang menghiasi sisi bangunan candi, di antaranya Mahakala, Nandi Swara, Durga Mahesasura Mardini, Ganesa, dan Agastya. Dua bangunan candi yang dapat dibandingkan adalah  Candi Arjuna yang mirip dengan Candi Bhintargaon di India serta Candi Semar yang mirip dengan Candi Parasurameswara (India) dengan bentuk Mandapa.

2. Bukit Sikunir Dieng
Bukit Sikunir sejak awal 2014 menjadi primadona bagi para pemburu sunrise. Karena di bukit inilah keindahan sunrise (matahari terbit) paling memikat dapat Anda temui di kawasan wisata Dieng. Bukit Sikunir berada di dataran tinggi Dieng dengan ketinggian sekitar  2.200 m dpl, terletak di Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Desa Sembungan sendiri merupakan sebuah desa yang berada di permukaan tertinggi di seluruh Pulau Jawa.

Sinar matahari yang terbit di Bukit Sunrise mempunyai pesona warna orange. Dan warna oranye tersebut seperti warna kunyit sehingga membuat masyarakat lokal memberi nama bukit tersebut dengan sikunir, berasal dari bahasa Jawa yaitu kunir, yang artinya kunyit.

3. Telaga Warna Dieng
Pernah melihat sebuah danau atau telaga dengan air lebih dari satu warna? Di kawasan wisata dataran tinggi Dieng inilah terdapat sebuah telaga yang menyuguhkan fenomena alam yang begitu indah, yakni pergantian warna air dari telaga tersebut. Sedikitnya ada 5 warna yang akan Anda lihat disana.

Telaga Warna Dieng, merupakan salah satu objek wisata yang dapat Anda temui di Kabupaten Wonosobo. Anda dapat menyusuri tepian telaga ini, juga terdapat balkon kecil sebagai tempat duduk bersantai menikmati keindahan alam yang ada di sana.

Jika Anda tertarik menyaksikan keindahan Telaga Warna Dieng secara utuh, Anda dapat mendaki ke puncak bukit yang memagari telaga tersebut. Di ketinggian itu, Anda akan menjumpai keindahan telaga dengan warna-warni yang begitu menawan hati, dengan gradasi warna yang memikat.

Air di telaga ini terkadang berwarna hijau dan kuning atau berwarna warni seperti pelangi. Hal ini  terjadi karena di dalam air tersebut terdapat kandungan sulfur cukup tinggi sehingga ketika sinar matahari mengenainya, maka warna air telaga nampak berwarna warni. Di bagian tengah telaga ini, Anda dapat menyaksikan letupan air mendidih sebagaimana yang ada di Kawah Putih Ciwidey Bandung.

4. Telaga Cebong Dieng
Tak hanya Telaga Warna yang terdapat di kawasan wiata dataran tinggi Dieng. Telaga Cebong  yang biasa disebut telaga di atas awan berada di ketinggian 2.300 m dpl, terletak di Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. 

Telaga Cebong adalah harmoni alam yang indah yang dapat Anda temui di kawasan wisata Dieng di Wonosobo. Anda bahkan dapat berkemah di kawasan telaga ini disaat ingin mendaki ke Bukit Sikunir.

Warna langit yang biru berpadu dengan hijaunya perbukitan yang memantul pada permukaan telaga yang tenang dan jernih. Di tempat ini, Anda akan merasakan keindahan alam yang begitu menawan dan udara pegunungan yang menyegarkan.

Cara terbaik untuk merasakan pesona alam yang dimiliki telaga di atas awan tersebut adalah dengan menaiki perahu dan mengitari telaga Cebong. Pernahkah membayangkan diri Anda naik perahu di atas gunung?

Tidak seperti Telaga Warna, Air di telaga ini tidak bercampur dengan belerang, oleh sebab itu warnanya jernih dan bersih.  Sementara itu, Telaga Cebong hanya memiliki kedalaman 2 – 4 meter, Anda bahkan dapat memancing di Telaga Cebong ini. Pada umumnya, para penikmat perjalanan yang datang ke kawasan wisata Dieng terlebih dahulu menikmati sunrise di Bukit Sikunir Dieng sebelum singgah ke Telaga Cebong.


5. Sumur Jalatunda
Terletak di arah paling barat kawasan wisata Dieng, tepatnya terletak di Desa Wisata Pekasiran, Sumur Jalatunda memiliki beberapa versi cerita asal muasal sumur. Menurut asumsi ilmiah, sumur berwarna hijau pekat berdiameter sekitar 90 meter ini adalah sebuah kepundan yang terbentuk akibat letusan gunung api jutaan tahun lalu. 

Sementara, ada mitos yang menyebutkan bahwa dahulu kala ada seorang putri cantik jelita yang gemar mengenakan pakaian serba putih, namun berperangai jahat. Putri cantik ini sering meminta tumbal kepada masyarakat sekitar untuk dikorbankan dan ditenggelamkan di sumur ini.

Untuk dapat sampai di sumur ini, Anda harus meniti 257 anak tangga. Saat sampai di anak tangga terakhir, Anda akan melihat tumpukan batu kerikil yang terhampar beralaskan karung beras. Menurut keyakinan masyarakat lokal, mereka yang mampu melempar batu kerikil ke sumur sejauh jarak tertentu akan mendapatkan keberuntungan dan terkabul niat serta keinginannya. Inilah sebab batu kerikil di tempat ini menambah keunikan dan menjadi daya tarik bagi para wisatawan untuk mengunjunginya.

Tetapi, batu yang digunakan untuk melempar keberuntungan adalah batu yang harus dibeli dari anak-anak Dieng di lokasi sumur ini, yaitu batu kerikil beralas karung ala kadarnya di ujung anak tangga. Anda hanya harus mengeluarkan biaya Rp 500 untuk batu kerikil itu.(initempatwisata)

Foto:initempatwisata

1 Response to "5 Objek Wisata Dieng Yang Harus Dikunjungi"